Mengenal Penemu Algoritma Yang Ternyata Seorang Muslim

Hadtech – Muḥammad ibnu Musa al-Khawarizmi merupakan orang Persia. Ia adalah seorang sarjana yang menghasilkan karya dalam matematika, astronomi, dan geografi di bawah perlindungan Khalifah Al-Ma’mun dari Kekhalifahan Abbasiyah. Sekitar 820 Masehi, Ia diangkat sebagai astronom dan kepala perpustakaan “House of Wisdom” di Baghdad.

Tempat Kelahiran

Di beberapa sumber tentang kehidupan al-Khawarizmi, diketahui bahwa ia dilahirkan dalam keluarga Persia dan Ibn al-Nadim menyebutkan bahwa tempat kelahirannya bernama Khwarezm di Greater Khorasan (Khiva modern, Wilayah Xorazm, Uzbekistan).

Kitab Ibn al-Fihrist dari Ibn al-Nadim memuat biografi singkat tentang al-Khawarizmi bersama dengan daftar buku-buku yang ditulisnya. Al-Khwārizmī menyelesaikan sebagian besar pekerjaannya pada periode antara 813 dan 833. Setelah penaklukan yang dilakukan oleh Muslim di Persia, Baghdad menjadi pusat studi dan perdagangan ilmiah, dan banyak pedagang dan ilmuwan dari Cina dan India pergi ke kota ini.

Asal Kata “Algoritma”

Risalah Al-Khawarizmi yang mempopulerkan aljabar (The Compendious Book on Calculation by Completion and Balancing, c. 813–833 CE) menyajikan solusi sistematis pertama persamaan linear dan kuadratik. Salah satu pencapaian utamanya dalam aljabar adalah demonstrasi tentang bagaimana menyelesaikan persamaan kuadrat dengan menyelesaikan kuadrat, yang memberikan pembenaran geometris.

Karena ia adalah orang pertama yang memperlakukan aljabar sebagai disiplin independen dan memperkenalkan metode “reduksi” dan “penyeimbangan” (transposisi suku-suku yang dikurangkan ke sisi lain suatu persamaan, yaitu, pembatalan suku-suku sejenis di sisi-sisi yang berlawanan dari persamaan). Ia digambarkan sebagai bapak atau pendiri aljabar.

Istilah aljabar itu sendiri berasal dari judul bukunya (khususnya kata al-jabr yang berarti “selesai” atau “bergabung kembali”). Kemudian memunculkan istilah baru yaitu algoritma yang berasal dari bahasa Spanyol guarismo atau dalam bahasa Portugis algarismo yang keduanya berarti digit.

Pada abad ke-12, terjemahan Latin dari buku teksnya tentang aritmatika (Algorithmo de Numero Indorum) yang mengkodifikasikan berbagai angka India, memperkenalkan sistem bilangan posisional desimal ke dunia Barat.

The Compendious Book on Calculation by Completion and Balancing, diterjemahkan ke dalam bahasa Latin oleh Robert of Chester pada tahun 1145. Digunakan sampai abad keenam belas sebagai buku teks matematika utama universitas-universitas Eropa.

Diantara karya-karyanya yang paling terkenal, ia merevisi Geografi Ptolemeus, membuat daftar garis bujur dan garis lintang berbagai kota dan daerah. Pada tahap yang lebih lanjut, ia menghasilkan satu set tabel astronomi dan menulis karya-karya tentang kalender, serta astrolab, dan jam matahari.

Kontribusi Al-Khwārizmī untuk matematika, geografi, astronomi, dan kartografi membentuk dasar untuk inovasi dalam aljabar dan trigonometri yaitu pendekatan sistematis untuk menyelesaikan persamaan linear dan kuadratik.

1 Trackback / Pingback

  1. Penemu teknologi yang merubah dunia! - Hadtech

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*